6 Alat Kedokteran yang Paling Sering Digunakan di Rumah Sakit
Ketika sedang berada di rumah sakit atau puskemas, pasti Anda akan menemui banyak sekali alat kedokteran. Pada umumnya, alat-alat tersebut dibawa oleh para dokter maupun perawat dan pastinya di ruang perawatan khusus pun terdapat alat-alatnya pula. Banyaknya alat-alat pemeriksaan tentunya memiliki fungsi yang berbeda-beda baik yang paling umum kita pakai atau hanya beberapa pasien tertentu saja yang menggunakannya.
Berikut ini adalah beberapa alat kedokteran yang biasanya kita temui di rumah sakit.
1. Stetoskop

Siapa sih yang tidak kenal dengan alat yang satu ini? Ketika Anda sedang melakukan pemeriksaan ke rumah sakit atau puskesmas, tentu Anda akan diperiksa terlebih dahulu dengan menggunakan stetoskop, bukan? Tidak hanya itu saja. Anda juga bisa melihat stetoskop yang di letakan di leher dokter meskipun mereka sedang tidak berada di ruangannya.
Stetoskop pun merupakan sebuah lambang atau simbol seseorang yang berprofesi sebagai dokter. Cara kerja stetoskop adalah dengan mendengarkan suara-suara yang berasal dari dalam tubuh pasien. Dari suara tersebut, dokter bisa menyimpulkan kondisi dari pasien tersebut.
Kemampuannya sebagai media untuk mendengarkan suara detak jantung dan organ lainnya, juga bisa difungsikan sebagai pengukur tekanan darah. Kenapa? Karena dengan menggunakan stetoskop, kita juga bisa mendengar suara denyut nadi.
Dalam dunia kedokteran, terdapat 2 jenis stetoskop yang biasanya digunakan, yakni akustik dan elektronik.
2. Endoscopy

Alat kedokteran yang satu ini adalah alat yang mampu mengecek organ tubuh dengan memasukannya ke dalam tubuh. Cara tersebut bisa dilakukan tanpa adanya pembukaan pada kulit atau jika dalam keadaan tertentu bisa dilakukan dengan sedikit pembukaan. Biasanya, dokter menggunakannya untuk memeriksa kondisi organ-organ pencernaan yang terdapat pada bagian tenggorokan sampai bagian atas tubuh, seperti lambung.
Alat endoscopy memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
1. Bisa melihat jelas kondisi dalam organ pencernaan.
2. Memiliki resiko lebih sedikit dibandingkan melakukan tindakan operasi.
3. Harga pemeriksaannya lebih murah dan hasilnya pun bisa langsung diterima.
3. Colonoscopy

Sedikit berbeda dengan endoscopy, colonoscopy bisa memeriksa organ pencernaan yang terdapat pada bagian bawah, seperti anus maupun usus-usus yang ada di bawah. Jika pasien ada masalah dengan usus besarnya, maka dokter bagian gastroenterolog akan memeriksanya dengan menggunakan alat kedokteran ini.
Bentuk colonoscopy berupa tabung yang panjang dan sangat fleksibel atau mudah dilekukkan yang memiliki ketebalan seperti jari tangan. Pada bagian ujungnya terdapat sebuah kamera dan lampu kecil sebagai sumber cahayanya.
Cara pemakaiannya pun sedikit rumit, karena ujung alat ini harus dimasukkan melalui lubang anus yang kemudian dimasukkan perlahan-lahan. Lalu, dari layar akan ditampilkan organ pencernaan dalam tubuh pasien.
4. Tensimeter

Tensimeter juga bukan merupakan alat kedokteran yang asing kita temui di rumah sakit, pasalnya sebelum melakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter, perawat pasti akan memeriksa tekanan darah pasien dengan menggunakan tensimeter. Pada umumnya, terdapat 2 jenis tensimeter, yaitu jenis raksa dan digital.
Meskipun masih banyak yang menggunakan tensimeter air raksa, dunia kedokteran menghimbau semua rumah sakit maupun penggunanya untuk tidak lagi menggunakan jenis air raksa. Kenapa? Karena akan mengakibatkan hal yang berbahaya dari air raksa tersebut jika tensimeternya pecah.
Sudah banyak rumah sakit yang mempergunakan tensimeter digital karena selain lebih aman, alat tersebut juga lebih modern. Selain itu, tensimeter digital juga sangat mudah dipakai dan hasilnya pun langsung diketahui. Tapi, harganya lebih mahal dari tensimeter air raksa.
5. Termometer

Termometer merupakan alat kedokteran yang juga bisa kita pakai sendiri di rumah. Alat ini sangat mudah kita temui dan kita beli di apotik dan harganya pun terjangkau. Namun, sama seperti tensimeter. Termometer pun juga memiliki 2 jenis, yakni air raksa dan digital. Sekarang sudah banyak menjual termometer digital karena lebih praktis dan mudah dipakai.
Kalau termometer air raksa harus menunggu terlebih dahulu dengan waktu yang cukup lama, tapi tidak bagi yang berjenis digital. Anda bisa dengan cepat mendapatkan hasilnya setelah mendengar bunyi sebagai tanda pengukuran telah selesai.
Alat kedokteran ini adalah salah satu yang wajib Anda punya di rumah Anda agar sewaktu-waktu ingin mengukur suhu tubuh, Anda bisa mengetahui kondisi kesehatan Anda.
6. Alat cek darah

Alat cek darah sekarang ini sudah banyak yang diperjual belikan di toko-toko kesehatan maupun online. Sekarang ini sudah banyak alat cek darah yang dilengkapi dengan 3 fungsi sekaligus. 3 fungsi tersebut adalah untuk memeriksa kadar gula dalam darah, kolesterol, maupun asam urat. Sehingga Anda tidak perlu lagi membeli masing-masing alatnya.
Alat kedokteran yang satu ini sangat mudah dipakai juga, sehingga orang awam pun bisa melakukannya sendiri. Anda hanya butuh sedikit darah dan hasilnya pun bisa cepat keluar. Lebih baik menggunakan alat cek darah sendiri daripada mengeluarkan uang yang banyak di rumah sakit.
Adanya informasi beberapa alat kedokteran yang sudah dijelaskan di atas, merupakan pelajaran tambahan bagi Anda yang ingin mengenal dunia kedokteran. Tentu saja masih banyak alat kedokteran yang dipakai, tapi secara umumnya dan yang lebih mudah ditemukan adalah alat-alat yang sudah dijelaskan tersebut.
Anda bisa mencari alat tersebut di salah satu situs kesehatan terpercaya, yakni jual-alkes.com yang menawarkan kebutuhan kesehatan yang lengkap dan harga terjangkau.
6 Alat Kedokteran yang Paling Sering Digunakan di Rumah Sakit
Doppler Hi Bebe Bistos BT-220
Fetal Doppler Hi Bebe Bistos BT-220 (Alat Pendeteksi Detak Jantung Janin) Fetal Doppler adalah alat untuk deteksi detak jantung janin di dalam kandungan sang ibu. Gunanya untuk memeriksa apakah sang janin tumbuh dengan normal, dengan ditandai adanya denyut jantungnya. Umumnya teknik yang digunakan untuk deteksi detak jantung janin adalah dengan ultrasound (frekuensi 2 MHz). …
Rp 865.000Beurer EM-41
Jual Alat Tens dan EMS Beurer EM-41 Tens adalah singkatan dari Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation atau stimulasi saraf elektrik transkutan dapat membantu meredakan nyeri pada punggung dan leher yang mungkin disebabkan oleh trauma atau ketegangan terus-menerus. Tubuh merespons rasa sakit atau cedera dengan pengaman otot, upaya untuk melumpuhkan area yang menyakitkan dengan mengencangkan otot-otot…
Rp 1.350.000Timbangan Badan Digital Gea
Jual Timbangan Badan Digital Kualitas Paling Bagus Merk GEA Timbangan berat badan model digital dan memiliki design yang bagus dan menarik dibanding dengan merk yang lain, Fitur dan Keunggulan Produk GEA BR 907 : Design Super slim ( tipis ) Bahan dari Kaca pilihan yang tidak mudah pecah dan retak Tampilan angka digital pada…
Rp 150.000Sterilisator Kering 2 Pintu Corona
Spesifikasi Sterilisator 2 Pintu Corona : Kode : Corona ZTP80A Jenis : Alat Sterilisasi (Sterilisator) Tipe : Sterilisator Kering 2 Pintu Berat Produk : Bersih (N.W) = 14,4 kg / Kotor (G.W) = 17 kg Kondisi : Baru Fungsi : Untuk mensterilkan alat-alat lab/medis, klinik, dsb DEPKES RI : AKL20903703047 Kapasitas : Total = 80…
Rp 1.600.000Nebulizer Omron NE-C30
Jual Alat Inhalasi NE-C30 Bergaransi Resmi Alat Inhalasi / Nebullizer / Alat Terapi Uap Adalah mesin yang digunakan untuk meng-ubah zat cair menjadi uap atau ke bentuk gas untuk di hirup melalui hidung atau mulut pasien. Alat ini banyak di gunakan dan di pakai oleh para pasien terapi asma dan juga oleh anak kecil maupun…
*Harga Hubungi CSStrip Hemoglobin – Refill Easytouch Gchb
Jual Strip HB Easytouch Gchb Easy Touch – Strip Hemoglobin merupakan strip untuk monitor kadar Hemoglobin / Hb dalam darah untuk digunakan pada alat cek hemoglobin Easy Touch GCHb. 1 box = 25 test strip Note : Pembelian Produk ini bisa dengan Layanan Cash On Delivery Go-Jek . Syarat dan Ketentuan silahkan Klik link…
Rp 130.000
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.