Cara Memilih Obat Maag yang Tepat disaat Maag Menyerang
MEMILIH OBAT MAAG YANG TEPAT
Biasanya jika penyakit maag sedang melanda seseorang, sudah bisa dipastikan yang terpikir pertama kali adalah obat dalam bentuk bulat pipih atau yang biasa orang menyebutnya dengan Promag tablet atau ada juga yang menggunakan obat dalam bentuk sirup.
Kedua obat tersebut memang bekerja untuk menurunkan pH pada lambung. Obat ini golongan antacid, yang cara kerjanya menurunkan asam lambung dengan cepat. Kedua jenis obat ini sudah biasa bahkan mempunyai brand tersendiri untuk para penderita maag.
Lantas, jika sudah minum obat tersebut belum sembuh juga itu kenapa ya?
kok masih terasa sakit? obatnya apa?
Jika menemui hal yang semacam itu terjadi, yang salah bukanlah obatnya melainkan cara kerja dari obatnya yang harus diubah.
Kami menyarankan untuk menggunakan proton pump inhibitor.
Obat ini menutup pipa kran dalam memproduksi asam lambung sehingga produksi asam dapat berkurang. Meminum obat ini juga dapat mengurangi rasa nyeri. Nama obatnya macam-macam, yaitu:
Lanzoprazole, Omeprazole, Esomeprazole, Pantoprazole
Untuk penyembuhan pertama menggunakan Omeprazole, Esomeprazole, Lanzoprazole dulu, dan jika sudah terlalu parah barulah menggunakan Pantoprazole atau Rabeprazole.
Selain itu juga dibutuhkan lapisan pelindung dinding lambung agar rasa sakitnya berkurang dan bebas nyeri, yang biasa disebut Sucralfate. Ada bermacam – macam merek, seperti Inpepsa, Propepsa, Neciblok, dll
Penyakit Maag dibagi menjadi tiga, yaitu:
- Esophageal ulcer (esophagus),
- Gastric ulcer (stomach),
- Duodenal ulcer (duodenum)
Cara yang mudah untuk membedakannya adalah,
Esophagus ulcer : jika ada rasa terbakar di bagian leher, sakit/nyeri didada pada waktu menelan.
Gastric ulcer : 15 menit setelah makan seluruh bagian perut perih, dan rasa terbakar.
Duodenal ulcer : rasa nyeri akan terasa agak lambat sekitar 1-4 jam setelah makan, hanya pada satu titik yang sakit, dapat ditunjuk letaknya. jika perut diisi makanan tidak terasa perih.
Baca Juga : Toko Jual Alat Kesehatan Murah di Jakarta
Penggolongan obat ada 8 yaitu: antasida, penghambat sekresi asam lambung, mucosaprotectiva, antibiotik, penguat motilitas, penenang, pembantu dan anti emetika. saya jelasin dua terbanyak.
1. ANTASIDA
digunakan untuk menetralkan asam lambung, tidak mengurangi volume asam tapi meningkatkan pH akan penurunan aktifitas pepsin. pH tadinya 2 bisa langsung naik 3-4.
obat yang dikonsumsi, contohnya: mylanta, polycrol, acitral, promag.
isi dari antasid adalah kombinasi dari aluminium hidroksida, magnesium stearat, dan simethicone. Biasanya antasid akan lebih banyak digunakan untuk para penderita gastric ulcer. Obat tersebut harus diminum sebelum makan, hal tersebut dikarenakan pH lambung perlu untuk di netralisir dan setelah makan karena di dalam proses pencernaan terdapat kecenderungan asam lambung yang meningkat.
2. PENGHAMBAT SEKRESI ASAM LAMBUNG
dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
A. H2 BLOKER yang obatnya adalah: simetidin, ranitidin, famotidin.
B. PROTON PUMP INHIBITOR obatnya omeprazol, lansoprazol, pantoprazol
Proton pump inhibitor harus dalam bentuk enteric coated sehingga tahan dalam menghadapi asam lambung dan akan pecah di usus halus kemudian masuk melalui sel parietal dan mengikat enzim KHATPase. Jadi jika mendapat resep obat ome, lanso, panto jangan digerus atau dijadikan puyer karena dapat membuat khasiat dari obat tersebut akan hilang.
untuk H2 BLOKER menempati sekektif di permukaan sel parietal sehingga sekresi asam dan pepsin dikurangi.
pemilihan obat yg palimg mudah diberi simetidin atau ranitidin seperti Rantin®, jika belum sembuh diberi famotidin seperti
Promag double strenght karna famotidin 3 kali lebih kuat dari Ranitidin. jika ingin yang lebih murah dapat menggunakan obat generik saja, karena khasiat sama.
Seperti yang yang telah dijelaskan di atas, bahwa tidak semua penyakit maag dapat diatasi seperti golongan antasida (seperti minum Mylanta, promag biasa), akan tetapi ada beberapa golongan lain seperti H2 Antagonis/ H2 Blokers dan Proton Pump Inhibitor serta obat tambahan lainnya seperti Sucralfate, Rebamipide, Fucoidan.
1. Nyeri Lambung menggunakan antasida = seperti mylanta, promag biasa ( isinya Al(OH)2, Mg(OH)2, Simetikon)
2. Nyeri Esofagus (nyeri ulu hati disatu titik) dapat menggunakan H2 Antagonis = seperti Ranitidine, Famotidine.
3. Nyeri Usus halus (duodenum/intestine) menggunakan Proton Pump Inhibitor = seperti Lanzoprazole, Omeprazole, Pantoprazole.
Ada beberapa hal dasar yang harus diketahui.
Pertama, mengapa obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPi) mengobati hanya di usus halus?
karena obat golongan PPI berbentuk coated (disalut) agar tidak pecah di asam lambung melainkan baru akan pecah obatnya diusus halus, jadi obat ini tidak boleh digerus atau dihaluskan seperti puyer.
Kedua, kapan saya harus minum H2 anatagonis?
Jika terjadi nyeri pada ulu hati. Biasanya saat makanan berada dilambung, dapat terjadi reflux (keluarnya isi lambung keatas) sehingga isi lambung yang bersifat asam dapat melukai dinding esofagus, makanya sakitnya hanya disatu titik saja.
Ketiga, kenapa jika minum antasida (promag) harus dikunyah dulu sebelum ditelan?
karena obatnya dirancang untuk mengembang dulu dimulut biar lebih cepat bekerja untuk menurunkan asam lambung. Jika tidak mau mengunyahnya, bisa dicoba dengan menggunakan Mylanta cair yang suspensi.
Cara Memilih Obat Maag Yang Tepat
Kami ingin mengingatkan bahwa sakit maag dapat diobati dengan cepat apabila kita patuh dan disiplin terhadap diri sendiri. Mulailah mengurangi makanan yang pedas, sewajarnya saja.
Ini penting sekali. Selain itu cukuplah istirahat, jangan terlalu kecapekan.
Berikut Artikel Tentang Bagaimana Cara Memilih Obat Maag yang Tepat,
Istirahatlah yang cukup, karena jika kita capek atau kelelahan apalagi stress, maka dapat mempercepat produksi asam lambung.
Selain itu makanlah dalam porsi yang kecil-kecil agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. So, be healthy
Tags: antasida, H2 bloker, pengertian sakit maag, penghambat sekresi asam lambung, penyebab maag
Cara Memilih Obat Maag yang Tepat disaat Maag Menyerang
Termometer Digital Non Kontak Beurer JFT 90
Termometer Digital Non Kontak Infrared Beurer JFT 90 Jual Termometer Infrared Non Kontak Beurer JFT 90 ( Non Contact CLinical Thermometer ) Super useful for checking child’s temperature while asleep – simply point it at forehead, no need to place in ear, or otherwise disturb sleeping child. Spesifikasi Beurer JFT 90 : Contactless infrared clinical…
Rp 800.000Oftalmoscop Ophtalmoscope Renz
Oftalmoscop Merk Renz Standard illumination 2.5V Corrective lenses ranging from 0 to +20 and 0 to -20 diopters, aperture large circle Battery handle for 2C batteris Rheostat for adjustment of illumination Supplied in black soft poch Note : Pembelian Produk ini bisa dengan Layanan Cash On Delivery Go-Jek . Syarat dan Ketentuan silahkan…
Rp 595.000Manset Tensi Dewasa (cuff)
Manset Tensimeter untuk Dewasa Manset Sparepart untuk pengganti Manset Original dari Produk Spygmomanometer anda mengalami kerusakan atau kebocoran,manset dengan ukuran ( Adult 54.5 x 14.5 cm. ) bisa digunakan untuk type dan model tensi spygmomanometer berbagai merk. Note : Pembelian Produk ini bisa dengan Layanan Cash On Delivery Go-Jek . Syarat dan Ketentuan…
Rp 45.000Deker Lutut OPPO 1021
Deker Lutut Open Patella Knee Support Oppo 1021 Dekker Lutut Lubang Merk Oppo 1021 berfungsi Berfungsi & Manfaat Deker Lutut Oppo : Patella terbuka mengurangi tekanan pada patella Eksklusif diperkuat patella stabiliser mencegah perpindahan Bermanfaat untuk masalah pasca operasi lutut, strain dan arthritis. Provides compression for weak or overstressed knee. Open patella…
Rp 170.000Omron 7320
Tensimeter Digital Omron HEM 7320 Alat monitor tekanan darah / Tensimeter Digital untuk pergelangan atas merk omron 7320 ini merupakan ultra premium yang tertinggi di kelas tensi digital merk omron , merupakan penggabungan teknologi terkini dari Omron untuk membantu pemantauan tekanan darah secara mandiri di rumah. Tensi Darah Digital ultra premium Omron HEM…
Rp 1.350.000Nebulizer Portable Omron NE-U22
For effective nebulization, respiratory therapy of asthma, bronchopulmonary and other obstructive respiratory disorders. Newly developed mesh Technology by Omron utilize alloy mesh and titanium vibrator to achieve superior nebulization efficiency. Features Nebulizer Portable Omron NE-U22 : World’s smallest & lightest Nebulizer. Generate very fine mist. Ensures medication reach deep into the respiratory tract. Nebulization…
*Harga Hubungi CS

Saya mengalami sakit maag, diberi obat oleh dokter, seperi ,: Radin ranitidine 150 mg, LIBROZYM PLUS, SCOPMA PLUS, OBAT CAIR PUTIH SAGU, APAKAH SUDAH COCOK, BUAT SAKIT MAAG SAYA
16 January 2017 |rasa nyari di satu titik,seperti dibakar,perut keras
29 March 2016 |