Beranda » Blog » Apa Itu Bipolar dan Bagaimana Mengenali Tanda-Tanda Kelainan Bipolar

Apa Itu Bipolar dan Bagaimana Mengenali Tanda-Tanda Kelainan Bipolar

Diposting pada 15 November 2014 oleh Chandra Medika / Dilihat: 1.802 kali

Apa Itu Bipolar dan Bagaimana cara mengenali tanda tanda bilopar

 

Orang yang menderita kelainan bipolar bisa mengalami berbagai macam gejala. Dilansir dari everyday health sebagian besar penderitanya mengalami perubahan mood yang begitu besar, seperti misalnya berubah dari mood yang begitu baik dan bahagia menjadi begitu buruk dan penuh kesedihan sedangkan pada orang normal perubahan moodnya tidak akan se drastis ini.

Ada 3 Tanda Tanda Kelainan Bipolar / Gejala Bipolar :

  1. Mania
  2. Depresi
  3. Perubahan Mood

 

Gejala Bipolar: Mania

Mania adalah suatu istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan penderita kelainan bipolar yang sedang mengalami mood yang begitu tinggi dan baik. Mania atau episode manic biasanya ditandai dengan merasa begitu berenergi, tidak akan lelah, dsb. Secara umum gejala pada episode manic adalah sebagai berikut:

  • Begitu berenergi, melakukan aktivitas berlebihan, dan seolah-olah tidak akan lelah
  • Mood begitu baik dan berlebihan
  • Berbicara cepat dan tidak teratur
  • Pikiran yang seperti sedang diburu sesuatu
  • Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
  • Merasa tidak butuh tidur
  • Merasa mempunyai kekuatan lebih
  • Ketidakmampuan untuk menentukan baik dan buruk
  • Keinginan yang tinggi untuk melakukan seks
  • Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Menjadi agresif
  • Penolakan untuk mengakui bahwa sedang ada masalah

Tingkat keparahan gejala dalam episode manic sangat bervariasi dari satu penderita kelainan bipolar ke penderita lainnya dan pada kebanyakan kasus Gejala-gejala kelainan bipolar di atas hanya akan terjadi beberapa saja dalam satu orang, tidak semuanya. Pada suatu bentuk kelainan bipolar juga ditemui adanya hypomania, yaitu bentuk mania yang lebih ringan dan biasanya tidak separah gejala-gejala yang disebutkan di atas. Sebenarnya para penderita hypomania justru sering merasa lebih produktif dari biasanya ketika hypomania menyerang. Namun bila tidak ditangani dengan benar, hypomania justru bisa berkembang menjadi mania yang parah.
Jika Anda sering mengalami gejala-gejala episode manic yang disebutkan di atas secara terus menerus minimal dalam waktu seminggu, dokter Anda akan mendiagnosis bahwa Anda mengidap kelainan bipolar.

Baca juga  Gejala Tekanan Darah Rendah dan Apa Akibatnya ?

Gejala Bipolar: Depresi

Pada kelainan bipolar, episode manic bisa dengan cepat berubah menjadi kondisi emosi yang begitu rendah dan buruk yang biasa disebut episode depresi. Beberapa tanda episode depresi antara lain:

  • Kesedihan, frustasi, atau merasa jiwanya kosong
  • Rasa putus asa berlebihan
  • Merasa bersalah, tidak berharga, atau merasa tidak berdaya
  • Kehilangan minat untuk melakukan aktivitas yang tadinya sangat disukai, misalnya seks
  • Merasa tidak punya energi
  • Mengalami kesulitan dalam mengingat
  • Merasa tidak akan lelah
  • Tidur yang berlebihan atau justru insomnia yang parah
  • Perubahan nafsu makan dan berat badan yang tidak terduga
  • Munculnya pikiran tentang kematian dan keinginan untuk bunuh diri
  • Rasa sakit atau gejala fisik lain yang tidak bisa dijelaskan sebagai gejala dari penyakit lain

Dokter Anda akan mendiagnosis Anda menderita kelainan bipolar jika Anda paling tidak menderita minimal lima macam dari gejala-gejala di atas dan hal itu muncul hampir setiap hari paling tidak selama dua minggu.

Gejala Bipolar: Perubahan Mood

Gejala mania dan depresi bisa sangat bervariasi antara setiap penderita kelainan bipolar. Semua orang yang menderita kelainan bipolar pasti mengalami perubahan mood, namun tingkat keparahan perubahan mood ini juga sangat bervariasi.
Pada bentuk kelainan bipolar yang biasa disebut bipolar 1, akan ada perubahan dari episode manic ke episode depresi secara berulang-ulang. Sedangkan dalam bipolar 2, penderitanya tidak akan mengalami episode manic yang parah, penderitanya akan mengalami hypomaniac yang kemudian berubah menjadi episode depresi.
Namun yang perlu Anda waspadai adalah tingkat keparahan kelainan bipolar bisa berubah sewaktu-waktu dan hal itu bisa menyebabkan penanganannya pun perlu diubah.
Jika Anda mengalami perubahan mood yang dirasa mengganggu aktivitas dan kehidupan Anda, segera konsultasikan dengan dokter keluarga Anda untuk segera minta direkomendasikan ke ahli kesehatan mental yang terpercaya. Obat-obatan dan beberapa terapi bisa membantu para penderita kelainan bipolar untuk mengurangi perubahan mood yang begitu drastis agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tags: , , , , ,

Bagikan ke

Apa Itu Bipolar dan Bagaimana Mengenali Tanda-Tanda Kelainan Bipolar

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Apa Itu Bipolar dan Bagaimana Mengenali Tanda-Tanda Kelainan Bipolar

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Chandra Medika Jakarta
● online
Chandra Medika Jakarta
● online
Halo, perkenalkan saya Chandra Medika Jakarta
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja