Beranda » Blog » Cara Mengukur Tekanan Darah Menggunakan Tensimeter Digital

Cara Mengukur Tekanan Darah Menggunakan Tensimeter Digital

Diposting pada 12 December 2014 oleh Chandra Medika / Dilihat: 50.952 kali

tensimeter digital

Cara Menggunakan Tensimeter Digital

Hipertensi dan hipotensi

Penyakit yang berkaitan dengan tekanan darah bisa mengancam siapa saja. Apakah Anda pria tau wanita dan usia berapapun mulai dari yang masih muda hingga yang sudah tua sama-sama berpotensi terancam penyakit ini. Secara umum penyakit yang berkaitan dengan tekanan darah biasa dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu penyakit tekanan darah tinggi yang biasa disebut hipertensi dan penyakit tekanan darah rendah atau yang biasa disebut hipotensi.
Kedua penyakit ini sama-sama membawa efek buruk bagi tubuh Anda karena mampu menyebabkan berbagai komplikasi pada bagian lain di tubuh Anda. Jika Anda sudah terlanjur menderita salah satu penyakit di atas, maka sangat penting bagi Anda untuk secara konstan menjaga level tekanan darah Anda di kisaran normal agar efek buruk yang ditimbulkan tidak semakin parah.
Untuk mengukur tekanan darah, dokter menggunakan alat yang bernama tensimeter atau dalam bahasa kedokterannya disebut sphygmomanometer. Alat ini berfungsi untuk mengetahui berapa tekanan sistole dan diastole seseorang sehingga bisa ditentukan apakah tekanan darahnya terlalu tinggi atau terlalu rendah. Nah untungnya seiring perkembangan zaman, alat ini menjadi tidak lagi mahal untuk dibeli dan digunakan sendiri untuk mengecek tekanan darah secara teratur.
Mengukur tekanan darah dengan menggunakan tensimeter analog memang terkadang cukup sulit dilakukan karena kurangnya kemahiran seseorang dalam membacanya. Namun Anda jangan khawatir, sudah ada tensimeter digital yang penggunaannya begitu mudah.

Baca Juga :  Jual Tensimeter Digital dan Perlengkapannya Harga Murah bisa COD area Jakarta

 

Cara mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter digital

  1. Duduk di kursi yang nyaman dan istirahatlah selama 5 menit
  2. Balutkan selubung tensimeter Anda pada bagian tengah lengan Anda sekitar 3 cm dari bagian lekuk siku bagian dalam dan pastikan selubung telah dibalutkan dengan kencang namun tidak terlalu kencang. Sangat penting melakukan hal ini karena akan bisa mempengaruhi kualitas pembacaan tensimeter digital
  3. Pastikan katup pelepas udara sudah tertutup
  4. Atur tekanan yang akan diberikan tensimeter Anda 30 hingga 40 mmHg lebih tinggi dari pembacaan sistole terakhir Anda. Contohnya jika tensi Anda sebelumnya adalah 120/80 mmHg, maka atur tekanan yang akan diberikan tensimeter 160 mmHg.
  5. Tekan tombol power untuk menyalakan tensimeter digital. Pada beberapa produk ada tombol start yang harus Anda tekan. Jika prosesnya benar maka perlahan-lahan selubung akan mengembang dan setelah mencapai tekanan yang ditentukan perlahan-lahan selubung akan mengempes antara 2 hingga 5 mmHg/ detik. Semua ini akan ditunjukkan di layar tensimeter.
  6. Catat angka yang ditunjukkan pada buku atau kalender Anda dan lakukan pengukuran secara berkala di lain waktu. Angka yang lebih tinggi merupakan tekanan sistole atau tekanan ketika jantung Anda berkontraksi dan angka yang lebih rendah merupakan tekanan diastole atau tekanan ketika jantung Anda berelaksasi.
Baca juga  Apakah Bekerja Terus Menerus Dengan Sistem Shift Dalam Waktu Yang Lama Bisa Menumpulkan Otak ?

Simpan

Tags: ,

Bagikan ke

Cara Mengukur Tekanan Darah Menggunakan Tensimeter Digital

Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Cara Mengukur Tekanan Darah Menggunakan Tensimeter Digital

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Chandra Medika Jakarta
● online
Chandra Medika Jakarta
● online
Halo, perkenalkan saya Chandra Medika Jakarta
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja