4 Macam Alat Bantu Jalan yang Berguna Bagi Pasien Kesulitan Berjalan
Seiring berjalannya waktu, alat kesehatan kini sudah semakin lengkap dengan adanya berbagai macam alat yang dimanfaatkan untuk membantu aktivitas pasien yang mengalami kesulitan berjalan, seperti orang tua maupun pasien penderita stroke. Mereka pastinya akan memanfaatkan alat bantu jalan sebagai alat kesehatan yang membantu mereka, karena sulitnya mereka menggerakan kaki mereka untuk berjalan.
Anda bisa mencarinya di toko-toko khusus yang menjual alat jalan atau bahkan di online, seperti di jual-alkes.com. Tapi, semakin banyak macam alat bantu jalan yang dijual, maka akan semakin bingung pula memilihnya. Kalau tidak tepat saat membelinya, penggunanya akan merasa tidak nyaman karena tidak sesuai dengan kebutuhannya maupun keinginannya.
Maka dari itulah, di bawah ini adalah beberapa alat kesehatan yang bisa menjadi referensi Anda dalam mencari alat bantu jalan.
1. Tongkat ketiak atau kruk

Tongkat kruk merupakan salah satu alat bantu jalan yang paling banyak dipakai, karena mudah dipakai dan harganya pun terbilang lebih murah dibandingkan alat yang lain. Orang yang menggunakan tongkat ketiak atau kruk biasanya memakai salah satu tongkat atau bahkan keduanya, tergantung dari kondisi kaki orang tersebut dalam menjaga keseimbangan berjalan.
Kalau terkadang mereka dibantu orang lain untuk berjalan, dengan menggunakan alat ini, mereka tidak lagi atau bahkan mengurangi merepotkan orang lain sebagai penyangga tubuh mereka. Kebanyakan orang yang memakai alat ini disebabkan adanya pemasangan gibs di kaki, lemahnya kaki akibat amputasi, dan sebagainya.
Selain mencegah terjadinya pengecilan maupun kekakuan otot dan sendi, kruk juga dimanfaatkan untuk membantu proses pengembalian fungsi-fungsi otot kaki. Cara penggunaannya pun mudah. Cukup sandarkan ketiak atau lengan ke tongkat kruk untuk menyeimbangkan tubuh saat berjalan. Kalau masih sulit berjalan hanya menggunakan 1 kruk, sebaiknya gunakan kruk berpasangan agar semakin lebih mudah.
Tapi ada satu kelemahan dari alat ini. Jika penggunanya sering menggunakan kruk dalam waktu yang sangat lama, otot bahu bisa berakibat naik sehingga bahu akan tampak naik atau tidak normal.
2. Walker
Walker merupakan alat bantu jalan yang mirip dengan kruk, tapi perbedaannya ada pada jumlah kakinya. Kalau kruk hanya ada 1 kaki saja karena memang berbentuk tongkat, walker memiliki 2 gagang dan 4 kaki. 4 kaki tersebut dimaksudkan sebagai penumpu penggunanya saat berjalan. Biasanya, yang menggunakan walker adalah orang-orang tua, karena mereka lebih mudah menggunakan walker dibandingkan kruk.
Menurut penggunaannya, walker memiliki 2 tipe, yakni tipe yang standar dan yang memiliki roda pada kakinya. Kalau yang menggunakan roda, ada yang terpasang di keempat kakinya atau bahkan hanya 2 kaki saja di bagian depannya.

Meskipun memiliki roda pada kakinya, penggunanya tidak perlu takut kalau tergelincir, karena di bagian belakang kedua kakinya yang tidak ada roda bisa difungsikan sebagai rem. Maka dari itu, walker yang beroda sangat cocok untuk orang yang sedang belajar berjalan. Orang-orang yang sudah tua pun kebanyakan menggunakan walker ini sebagai alat bantu jalan mereka.
Berbeda dengan walker beroda, walker standar yang tidak memiliki roda penggunaannya harus diangkat terlebih dahulu ketika kaki mulai melangkah. Memang sedikit sulit karena kaki harus dimajukan bersama dengan kaki walker, namun stabilitasnya lebih bagus walker tanpa roda dibandingkan yang memiliki roda.
3. Tripod

Bentuknya yang menyerupai walker ini, tapi hanya mempunyai 3 kaki saja, kebanyakan dipergunakan bagi orang yang sudah mulai bisa berjalan atau yang kondisi otot kakinya sudah lebih baik. Lansia pun tidak jarang yang memakai tripod sebagai alat bantu jalan mereka.
Pada umumnya, tripod memiliki bahan alumunium karena memiliki berat yang sangat ringan saat digunakan. Selain itu, tripod pun mempunyai kelebihan, yaitu ketinggiannya bisa diatur sendiri, sehingga bisa disesuaikan dengan tinggi tubuh penggunannya.
Maka dari itulah, tripod bisa dipakai di semua umur, baik anak-anak maupun orang dewasa. Pada bagian bawah kakinya pun sudah dilengkapi dengan karet agar mengurangi selip saat dipakai dan bergesek pada lantai.
4. Kursi roda

Semua orang pasti sudah tidak asing dengan yang namanya kursi roda, bahkan di rumah-rumah sakit pasti akan menyediakan kursi roda bagi pasiennya yang tidak bisa berjalan. Namun, penggunaannya untuk orang yang benar-benar tidak bisa berjalan atau orang yang tidak memungkinkan untuk berjalan jauh.
Ada 2 tipe kursi yang paling umum digunakan, yakni tipe yang standar dan elektrik.
Pada kursi roda yang bertipe standar, penggunanya menggerakannya secara manual. Di bagian sisi rodanya, terdapat sela untuk menggerakan rodanya. Penggunanya harus memberikan dorongan pada rodanya supaya bisa bergerak. Berbeda dengan yang standar, pada tipe elektrik, penggunanya lebih dipermudah lagi.
Adanya tombol pada bagian sisi sandaran lengannya, penggunanya bisa menggerakan kursi rodanya dengan sesuka hati mereka. Mereka bisa bergerak maju maupun mundur dengan lebih leluasa. Kursi roda yang seperti ini cocok bagi pengguna yang ingin benar-benar melakukan perjalanan yang jauh.
Dari beberapa alat bantu jalan yang sudah disebutkan di atas, pastinya sudah Anda kenal semua, bukan? Memang sangat mudah ditemukan karena sudah banyak toko-toko alat kesehatan yang menjualnya. Tidak hanya toko-toko saja, tapi situs online, seperti jual-alkes.com juga menjualnya. Harganya yang didapat juga tergolong terjangkau dan pemesanannya pun mudah.
4 Macam Alat Bantu Jalan yang Berguna Bagi Pasien Kesulitan Berjalan
Manset Tensi Dewasa (cuff)
Manset Tensimeter untuk Dewasa Manset Sparepart untuk pengganti Manset Original dari Produk Spygmomanometer anda mengalami kerusakan atau kebocoran,manset dengan ukuran ( Adult 54.5 x 14.5 cm. ) bisa digunakan untuk type dan model tensi spygmomanometer berbagai merk. Note : Pembelian Produk ini bisa dengan Layanan Cash On Delivery Go-Jek . Syarat dan Ketentuan…
Rp 45.000
Regulator Oksigen Corona
Jual Regulator Tabung Oksigen Merk Corona Kami menjual Regulator oksigen Corona yaitu suku cadang tabung 02 yang di gunakan untuk mengukur tekanan oksigen dirumah sakit untuk pasien yang membutuhkan bantuan oksigen tambahan. Spesifikasi Regulator Oksigen Corona : Model : GL-15L Adjustment Range : 15L / Min Tekanan Max : 3500 Psi Safety Presure Realese…
Rp 225.000Grave Vaginal Specula
Grave Vaginal Specula (Spekulum Vagina) RENZ The Graves Vaginal Speculum is a diagnostic device designed for gynecological use. This stainless steel speculum is easy to sterilize. SIZE: S, M, L. Note : Pembelian Produk ini bisa dengan Layanan Cash On Delivery Go-Jek . Syarat dan Ketentuan silahkan Klik link berikut ” Cara…
Rp 90.000Kursi Roda Travelling Sella KY900LB
Kursi Roda Travel Merk Sella Kursiroda jenis travel ini adalah pilihan terbaik karena BISA DILIPAT, Berat Hanya 9Kg,dan sudah ada Tas Khusus untuk membawanya, dilengkapi dengan rem bagi yang mendorong kursi roda, sehingga sangat aman saat di gunakan untuk bepergian. Selain Rem,Dilengkapi dengan Sabuk Pengaman sehingga dapat melindungi diri dari kemungkinan jatuh. Kursi Roda…
Rp 1.350.000Strip Kolesterol Nesco
Strip Tes Cholesterol Nesco Membaca hasil dalam 150 detik Berisi 10 strip tes Komposisi reagaen untuk stiap stik tes Mendapatkan code key baru untuk setiap botol Made in Taiwan Note : Pembelian Produk ini bisa dengan Layanan Cash On Delivery Go-Jek . Syarat dan Ketentuan silahkan Klik link berikut ” Cara Belanja Dengan Go-jek “…
Rp 175.000Nebulizer Aerosol Penguin
Nebulizer Aerosol Penguin Dengan bentuk penguin lucu, sehingga tidak membuat takut anak -anak. Dengan sistem compressor dapat memecah partikel obat lebih kecil, sehingga dapat diserap tubuh lebih optimal. Paket Pembelian Nebulizer Pinguin Include : Masker Tempat obat Selang Filter cadangan Note : Pembelian Produk ini bisa dengan Layanan Cash On Delivery Go-Jek…
Rp 550.000

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.