Beberapa Macam Alat Fisioterapi dan Kegunaannya
Seperti yang kita ketahui, untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri pada persendian atau di dalam tubuh, kita bisa menggunakan alat terapi. Selain dapat mengurangi rasa sakit, alat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah penyakit yang memungkinkan Anda mengidapnya. Kegunaan lainnya adalah sebagai alat pelancar aliran darah dalam tubuh sehingga membuat tubuh Anda lebih rileks.
Berikut ini adalah beberapa alat fisioterapi dan kegunaannya masing-masing.
1. Short Wave Diathermy (SWD)

Alat fisioterapi yang satu ini memanfaatkan energi panas sebagai media terapinya. Media panas tersebut dihasilkan dari perubahan energi elektromagnetik, sehingga bisa menjadi alat terapi pemanasan bagi tubuh. Gelombang-gelombang pendek yang turut dihasilkan dari alat SWD ini bisa mengurangi rasa sakit bekas cedera dan sebagainya.
SWD merupakan salah satu perkembangan dunia kesehatan dalam memberikan terapi bagi penderitanya, karena sebelum ada alat terapi ini, penderita hanya mengkonsumsi obat-obatan pengurang rasa sakit yang bisa mengakibatkan kondisi berbahaya jika terlalu lama mengkonsumsinya.
Maka dari itulah, hadirlah alat ini sebagai cara alternatif dalam pengurangan rasa sakit mereka.
2. TENS 21 atau Transcutaneous Electrical Nerve Stimulator 21

TENS 21 merupakan salah satu alat terapi yang sangat bermanfaat untuk menghilangkan rasa nyeri dengan menggunakan teknik non invasive. Alat ini juga tidak menimbulkan indikasi apapun dan tanpa adanya efek samping bagi pemakainya. Meskipun sangat efektif, alat TENS 21 harus dioperasikan oleh orang-orang yang berpengalaman, seperti bidan, perawat, maupun ahli fisioterapi.
Mereka yang sudah lebih terampil dalam pengoperasiaannya bisa lebih mudah menjalankan programnya, karena memang alat ini termasuk media terapi yang sulit dioperasikan.
Meskipun begitu, jika Anda menggunakan alat ini, Anda akan mendapatkan hasil yang sangat menjanjikan. Nyeri yang berasal dari paska melahirkan, paska operasi, migrain, dan sebagainya bisa berkurang dengan hanya beberapa kali pemakaian saja. Walau memberikan hasil yang maksimal, harga penggunaan alat ini sangatlah mahal.
3. Lampu terapi atau infrared

Lampu terapi merupakan salah satu alat pengobatan terapi yang menggunakan infrared atau sinar infra merah sebagai media terapinya. Alat terapi yang berupa lampu ini sangat mudah ditemukan karena banyak yang memperjual belikan barang tersebut.
Anda pun bisa dengan mudah menggunakannya sendiri di rumah dan bisa dipakai untuk menghilangkan rasa pegal maupun lelah selepas pulang bekerja. Selain untuk menghilangkan rasa pegal, alat ini juga bisa melancarkan aliran darah dalam tubuh Anda.
Bagi Anda penderita stroke atau rematik, direkomendasikan menggunakan lampu terapi untuk mengurangi rasa sakit maupun nyeri. Anda bisa melakukannya di rumah sakit atau membelinya sendiri di toko-toko kesehatan maupun melalui online.
4. Ultrasound
Seperti namanya, alat terapi ultrasound merupakan media terapi yang didasarkan dari gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi dan rendah. Bagaimana cara kerjanya? Jaringan tubuh dan pembuluh darah menerima gelombang suara yang kemudian disalurkan ke otot-otot tubuh yang menjadi otot tubuh Anda menjadi lebih rileks dan hangat.
Karena itulah, penggunaan alat ultrasound dimanfaatkan sebagai penghilang rasa tegang dan kaku pada persendian maupun otot tubuh. Selain itu, pembuluh darah juga akan mengalami pelebaran sehingga peredaran darah semakin lancar yang bisa membantu proses penyembuhannya.
Frekuensi yang dihasilkan dari ultrasound ini juga bisa mengurangi rasa peradangan yang terjadi di dalam tubuh.
5. Electrical stimulasi

Salah satu alat terapi yang umum diperjual belikan adalah electrical stimulasi. Dengan menggunakan alat ini, otot-otot tubuh akan mengalami kontraksi, karena adanya arus listrik yang mengalir ke dalam tubuh. Setelah meletakan alatnya pada bagian permukaan kulit tertentu, serabut-serabut otot akan terkontraksi yang bisa meningkatkan kekuatan otot-otot tubuh.
Adanya proses peningkatan kekuatan serabut-serabut otot tersebut, terjadilah proses kontraksi pada 1 atau beberapa kelompok otot. Pada kontraksi otot, maka arus juga akan masuk ke dalam aliran darah yang bisa memberikan asupan darah lebih untuk membantu proses penyembuhan.
Electrical stimulasi memiliki 2 kekuatan arus listrik yang biasanya dipakai, yakni arus lemah dan arus kuat. Untuk mengubah kekuatan arusnya, ahli fisioterapi yang akan mengoperasikannya.
6. Alat terapi traksi

Mungkin Anda jarang sekali mendengar yang namanya alat terapi traksi. Alat ini umumnya digunakan di rumah sakit karena memang harus membutuhkan tenaga ahli untuk mengoperasikannya. Traksi merupakan salah media terapi yang dimanfaatkan sebagai alat bantu penanganan pasien yang mengalami kerusakan tulang maupun otot.
Biasanya, pasien yang sedang menjalani proses penyembuhan paksa cedera atau kecelakaan akan mendapatkan terapi traksi, karena sebetulnya alat ini mampu mempercepat proses penyembuhan dengan memperbaiki bagian deformitas. Dalam dunia kesehatan terapi, alat traksi memiliki 2 tipe utama yang didasarkan dari jumlah penanganannya, yaitu traksi skeletal dan kulit.
Penggunaan traksi bisa dilakukan di area kulit maupun tulang. Tapi sebaiknya, bagi anak-anak yang ingin menjalani trapi traksi, jangan melakukan traksi di area tulang karena akan merusak growth plate.
Dengan adanya alat bantu terapi, rasa sakit pada persendian maupun otot-otot tubuh dapat berkurang. Jika Anda ingin menggunakannya sendiri di rumah, Anda bisa membelinya di toko-toko kesehatan yang menjualnya atau bisa melalui online, seperti di situs jual-alkes.com. Di e-commerce tersebut, menyediakan beberapa alat terapi yang bisa Anda pakai dan tentu saja harganya tergolong terjangkau.
Beberapa Macam Alat Fisioterapi dan Kegunaannya
Alat Bantu Dengar Axon F-137
Hearing AID merk AXON F-137 berfungsi untuk memperbesar volume suara dan mengirimkannya pada speaker yang ada pada bagian dalam telinga. Alat ini sangat cocok digunakan bagi anda yang mengalami gangguan pendengaran. Chandra Medika Jual Alat Bantu Dengar Axon F-137 Spesifikasi Hearing Aid Axon F-137 : Max Sound Gain: 5dB Frequency Range: 300~4000Hz, Input Noise: 30…
Rp 220.000Digital Alcohol Tester KF-100AT ( Alat Pendeteksi Kadar Alkohol Dalam Tubuh)
Alat Pendeteksi Kadar Alkohol Dalam Tubuh – Digital Alcohol Tester Digital KF-100AT KF-100AT merupakan Alat pendeteksi kadar alkohol dalam tubuh yang pengunaannya melalui pernafasan dengan ditiup selama 3-5 detik ,hasil akan muncul dilayar LCD KF-100AT. Fitur Digital Alcohol Tester KF-100AT : LCD screen display. Breath alcohol concentration testing. Quick response and resume capacity….
Rp 275.000BreastPump Elektric Micko
Micko BreastPump Electric – Alat Pemompa Asi Ibu Menyusui Micko Electric Breast Pump adalah breast pump elektrik dari bahan bebas BPA yang dilengkapi feeding bottle, bottle stand, bottle cover, nipple, bottle converter, serta suction cup untuk memudahkan ibu memompa ASI lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat dan tidak menyebabkan nyeri saat memijat payudara untuk…
Rp 385.000Patella Knee Stabilizer OPPO 1030
Patella Knee Stabiliser Oppo 1030 Knee Stabilier Oppo 1030 Berfungsi : Tambahan neoprene pad lingkaran di sekitar patella menyediakan perlindungan yg empuk dan stabilisasi untuk mencegah perpindahan patella Dua medial dan lateral logam tetap memberikan dukungan tambahan dan stabilitas untuk lutut Dua hook dan loop tali memastikan nyaman sesuai dan stabilisasi selama kegiatan. Size…
Rp 520.000Timbangan Analog Camry
Fitur Timbangan Badan Analog Camry : Dengan display jarum Hasil pengukuran ( tingkat akurasi ) yang tinggi Desain simple Kapasitas berat hingga 120 kg Ukuran yang besar mudah membaca hasil Tersedia warna biru, pink,silver Note : Pembelian Produk ini bisa dengan Layanan Cash On Delivery Go-Jek . Syarat dan Ketentuan silahkan Klik link berikut ”…
Rp 90.000Doppler Hi Bebe Bistos BT-220
Fetal Doppler Hi Bebe Bistos BT-220 (Alat Pendeteksi Detak Jantung Janin) Fetal Doppler adalah alat untuk deteksi detak jantung janin di dalam kandungan sang ibu. Gunanya untuk memeriksa apakah sang janin tumbuh dengan normal, dengan ditandai adanya denyut jantungnya. Umumnya teknik yang digunakan untuk deteksi detak jantung janin adalah dengan ultrasound (frekuensi 2 MHz). …
Rp 865.000
Apa ka alat bisa di beli
20 February 2026 |